Oleh: Rochma Yulika
Mengikhlaskan itu lebih menenangkan
tak perlu bergelut dengan dendam atau cacian
Merelakan setiap yang dirasa itu lebih menyenangkan
tak perlu sesak menerpa atau gundah merana
Terjatuh, tergores, dan terluka itu sakit
Tetapi ketika senyum yang kita beri
Maka biarkan hati yang menjalankan fungsi
Mengeluarkan keimanan di dalam hati
Menggambarkan kita sebagai seorang mengontrol emosi
Sebab sabar tiada jeda
Dan air mata kan terus ada
Sebab ujian kan terus dirasa
maka damaikan semua dengan iman dan taqwa
tetapi manusia yang penuh dengan potensi dosa
Tapi ingatlah akan apa yang kita miliki hari ini
Semua potensi telah Ia beri
maka tugas kita menyelaraskan
potensi dengan semua Ketentuan dan Ketetapan Ilahi
Mengeluhlah, menangislah, dan
tersungkurlah di hadapanNya
karena kesulitan kita hanya pantas dilihat olehNya
Beban dan ujian hanya Allah kuncinya
Berbagi dan ceritakan semua kepadaNya
Qolbu... Kaulah penguat gerakan
Lisan... Kaulah yang menjadi cerminan
Laku... Kaulah Tanda kekuatan.
Semoga Allah selalu menjaga kita
Dalam lingkar iman dan taqwa
Seluas apapun ujian
Seberat apapun cobaan
Tetaplah iman yang kita simpan
Mengikhlaskan itu lebih menenangkan
tak perlu bergelut dengan dendam atau cacian
Merelakan setiap yang dirasa itu lebih menyenangkan
tak perlu sesak menerpa atau gundah merana
Terjatuh, tergores, dan terluka itu sakit
Tetapi ketika senyum yang kita beri
Maka biarkan hati yang menjalankan fungsi
Mengeluarkan keimanan di dalam hati
Menggambarkan kita sebagai seorang mengontrol emosi
Sebab sabar tiada jeda
Dan air mata kan terus ada
Sebab ujian kan terus dirasa
maka damaikan semua dengan iman dan taqwa
Kita semua bukan Bidadari surga,
Bukan pula Malaikat yang tak pernah Alpa,tetapi manusia yang penuh dengan potensi dosa
Tapi ingatlah akan apa yang kita miliki hari ini
Semua potensi telah Ia beri
maka tugas kita menyelaraskan
potensi dengan semua Ketentuan dan Ketetapan Ilahi
Mengeluhlah, menangislah, dan
tersungkurlah di hadapanNya
karena kesulitan kita hanya pantas dilihat olehNya
Beban dan ujian hanya Allah kuncinya
Berbagi dan ceritakan semua kepadaNya
Qolbu... Kaulah penguat gerakan
Lisan... Kaulah yang menjadi cerminan
Laku... Kaulah Tanda kekuatan.
Semoga Allah selalu menjaga kita
Dalam lingkar iman dan taqwa
Seluas apapun ujian
Seberat apapun cobaan
Tetaplah iman yang kita simpan
Alhamdulillah alhamdulillah... nothing to say except this.. alhamdulillah masih diberi kesempatan berumur 17 tahun. kali ini mau ngepost yang agak melenceng dari tema postingan sebelumnya, tapi kayaknya ini melenceng banget ding hehe.. maaf ya.. oke baiklah, aku boleh cerita ya, 10 November 2014, jam.. dini hari, lupa jam berapa.. bangun gara-gara mimpi ngehidupin kompor, apinya gamau mati-mati, kemudian dibuat ngerebus air, padahal yang dihidupin satu kompor tapi 3 kompor lain ikutan keluar apinya, aku matiin, mati, 3 detik kemudian hidup lagi.. terus-terusan kaya gitu.. terus aku takut, lalu bilang ke uti 'Uti, boleh minta tolong matiin kompornya nggak?' belum sempet dibales, aku bangun. i just can't realize whether it was a nightmare or no.
Bangun tidur yang kedua, *bukan ngelilir, tp bangun beneran buat sekolah* seneng banget rasanya, padahal ya ga ada apa-apa, keluarga juga ga ngucapin mas malah masih tidur, tapi yang ngucapin pertama ibuuu.... pas mau berangkat sekolah, kemudian kung. kung ketika jabat tangan sama aku kung 'mbrebes' That's the power of him. He loves his family. his wife, his children, and especially his grandchild. alhamdulillah, barakallah kung..
Di perjalanan ke sekolah ayah juga ga inget kaya biasanya, aku sampe disekolah agak siang 6.15 trus digunain untuk rutinitas, dan balik ke kelas lagi udah masuk pm. oke baiklah...tapi hari itu aku on fire.. mungkin gara2 hari pahlawan(?) *halah* tapi ketika aku lagi semangat, ternyata pelajarannya nggak efektif, 4 jam kosong dan sisanya untuk orasi.
Orasinya ada di lapangan upacara, semua siswa puspanegara diwajibkan untuk berpartisipai dalam menyaksikan orasi. aku udah mau liat orasi tuh, tapi habis itu diajakin Agnes buat proposal tugas bahasa indonesia. tapi dikelas 'Peh bikin proposal dulu yuk, kita keluarnya ntaran aja ya kl dah mulai' trus disentral semua siswa harus keluar. Agnes tetep gamau, aku biasa aja sih, kali aja lagi mager.. akhirnya kita diusir Bu Essy tapi Agnes bingung 'Eh duh gimana ya peh ngerjain dimana ya..' 'diluar aja Nes' kita keluar tp habis itu aku digeret agnes buat masuk ke kelas kirain ambil laptop ternyata ambil bolpen yg ada senternya gitu milik agnes wkwk. kemudian keluar beneran. Aku didepan kelas, terus Bila, Sasa, Debor, Galuh, Dina, dan banyak lainnya dateng bawa kue dan 17 lilin, ya Allah... alhamdulillah.. speechless banget, diliatin semua anak yg ada di lap upacara. Terus udah ditiup ternyata gaada yang foto, diidupin lagi, gaada yg foto lagi akhirnya diidupin yang ketiga kali akhirnya galuh yang foto pake hp Laras, aku belum sempat minta fotonyaaaa T.T jadi belum bisa di post, maafkan upeha bila, sasa dll.. Tapi makasih banyak Bilaaaaaa Sasaaaaa dan yang laiiiinn love yaahh :)
Kemudian kita potong kue, dan there's................
Daaan aku pulang jam 4an apa ya, tapi udaranya menduuung banget udah kaya jam setengah 6 malam. Udah telp mas suruh jemput, tapi kenapa sampe 15 menit belum juga ada yang dateng, telpon lagi 'Bentar ayah lagi ada tamu sabar' oh why. aku tinggal sendirian takut, mendung banget... dan bener, 15 menit kemudian, pas banget hujan, ayah jemput.
Di mobil, baru masuk ayah nyalurin tangan 'Ulang tahun ya? selamat ulang tahun ya' 'Iya yah, makasih..' di jalan ayah ngomongin chidori 'Tadi ketemu chidori ga' 'nggak yah gatau dia tadi dimana' emang sih tadi kita ga ketemu.. hmm.. ketika sampe ringroad, hp aku error ketika dihidupin mati, hidupin mati terus padahal mau nanya tugas. aku cuma diem sambil ngangkat hp yang tak berdaya itu *halah* 'Siapa yang sms?' 'Nggak kok yah, cuma error aja' masih di jalan ringroad masih megang hp, tiba2 ayah bilang 'Ngapa e?' 'Nggak kok yah ini sms ibu baru masuk' diem lagi... aku masih gemes sama hp aku, masih nyoba hidupin.. 'Ngapa e?' 'Nggak kok yah..' aku mikir kenapa ayah nanyanya gitu banget. tapi tetep biasa aja sih. akhirnya give up, hpnya masukin ke tas.
Begitu sampe depan rumah mau masuk garasi 'Din' ayah ngeklakson. 'Knapa yah? gabisa masuk gara2 motor ibu ya?' 'turun sini aja' baiklah. begitu masuk uti nyanyi selamat ulang tahun, mungkin gara2 uti belum sempet ngucapin ulang tahun ke aku dan gara gara aku bawa kue (?)
Udah capek tuh, mau ngabuburit bingung mau ngapain, menujulah ke kamar, kenapa itu 2 kamar pintunya ditutup. mungkin aja kamarnya abis dibersihin. kubukalah pintu kamar aku. glek. nemu angka 17 dan kamar yang luar biasa berantakan.

siapa yang bikiiiiin. tp aku ngiranya masajis yg buat 'Heeeeii ini yang buat siapaaaaa' 'kamu ya maass?' 'Loooh kok di cermin ada ini..

Heiiii ini pasti temen aku kan mas ini pasti chidori wina tp mereka dimaanaaaa' aku keluar dan buka pintu sebelah, gaada siapasiapa, aku digeret masajis ke kamar aku 'Udah cepetan foto dulu disituuu' 'oke2 baiklaaah' dii take foto yang kedua, keluarlah mereka semua yang terdiri dr chidori wina eli mita torres galih bawa kue dari... kamar mandi kamar..... how elite.... aku maluuuuuu akhirnya diledakin balon2 berisi kertas, tiup lilin dan ada kardus besar disitu kardus air mineral dibungkus koran, disuruh buka. isinya kertas kecil2 yg buat hura2, ya Allaaaaah alhamdulillah.. i cant even know how should i expressed my feel that day :')

Kita makan dan upeha gajadi les, wkwk dan mereka masih stay dirumah sampe aku buka alhamdulillah bisa nikmati makan bareng2 :D habis makan kita cerita2 macem macem dan terbongkarlah semua. jadi tadi ayah ibu sekeluarga dan mereka udah pada kongkalikong. jadi tadi dijemput telat karena disuruh chidori, ayah ngeklakson buat ngodein kalo aku dah sampe..... dan akting mereka disekolah ga keliatan sama sekali karena mereka pulangnya beda jam dan sendiri2...

Alhamdulillaaaah makasih banyak Allahku... that was the memorable day, the special day which closed by the third most surprising thing. The really unpredictable thing. thank you, the '9pm-person' :p The one who made me extra speechless. okay... thus! no more explain *hide* hehehe and thank you so much for 'them' They are..... kirei desu! :) If you want to know how beautiful them for me is, you just go looking for blooming rose. Isn't rose is beautiful? you must say yes then :p
Jazakumullah khairan katsira, semuanyaaaaaa :))
Bonus:



Tausiyah Sesi I oleh Ust. Syatori Abdurrouf
‘Hijrah menuju Allah’
Al-Ankabut:26

Maka Luth membenarkan (kenabian)nya. Dan berkatalah Ibrahim: “Sesungguhnya aku akan berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhanku (kepadaku); sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Kalau ada orang nanya ke orang ‘Mau kemana kamu?’ jawabnya kalau nggak ‘Ke pasar’, ‘Ke rumah’ atau apapun. Tetapi beda apabila yang nanya itu Allah. ‘Mau kemana kamu?’ Maka jawablah: ‘Aku tidak mau kemana-mana, aku hanya ingin kembali kepadaMu. Kemudian, manusia dibagi menjadi tiga macam:
- Manusia Nafsu: tidak tertarik pada hal yang baik, tertarik dan ingin melakukan hal yan jelek-jelek.
- Manusia Akal: Ada kesempatan (untuk berbuat baik) tetapi di tolak. Contohnya adalah kalau kena air panas, dia langsung marah-marah.
- Manusia hati: tertarik pada hal yang baik dan ingin melakukan hal yang baik tersebut. Manusia hati sadar betul, walaupun hidupnya susah, dia percaya bahwa ada yang hidupnya lebih susah darinya. Maka ia terpacu untuk bersyukur. Selalu mencerna apapun dengan hati.
Manusia nafsu dan manusia akal yang tidak segera bertaubat dan meninggal dalam dua kaeadaan tersebut akan meninggal secara su’ul khotimah yaitu lawan kata dari khusnul khotimah. Naudzubilah..
Tausiyah Sesi II oleh KH Abdullah Gymnastiar (AA Gym)
Ali Imran 26

Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
berisi tentang amanah. Sesungguhnya amanah itu bukanlah kesenangan semata, akan tetapi banyak yang harus difiikirkan seperti menyadari bahwa mengemban amanah itu merupakan sesuatu yang berat, semakin kompleks jabatannya semakin berat apa-apa yang kita tanggung. Karena segala yang kita lakukan dalam mengemban amanah itu akan di hisab di akhirat. Yang baik untuk hisab yang baik yang buruk untuk hisab yang buruk. Penerapannya dalam kehidupan dikaitkan dengan penurunan jabatan. Misal kita sudah dalam keadaan nyaman bahkan sangat nyaman dengan amanah yang kita peroleh, akan tetapi tiba-tiba tingkat amanah kita diturunkan, atau bahkan dikeluarkan dari perusahaan tersebut karena sesuatu hal. Atau karena hal yang bahkan terkait dengan akhlak: dituduh berbuat tidak jujur padahal kita jujur. Pasti dalam kasus ini, kita merasa sakit hati. Tapi.. ternyata sakit hati atau luka di hati itu adalah percerminan dari siat keukeuh, sift pengen kita terhadap sesuatu. Atau singkatnya, kita belum bisa bersifat ridha. Maka dalam kasus ini kita diwajibkan untuk berlatih ridha, ridha dalam diturunkan tingkat amanahnya. Karena Allah itu pasti memberi yang terbaik. Takdir, Jodoh, dll tidak akan tertukar karena Allah Maha Presisi . Percayalah, Allah tidak akan mengecewakan
Question and Answer
1. Q: Alhamdulillah berarti ‘Segala puji bagi Allah’ maka kita harus memberikan segala pujian kita hanya untuk Allah. Lantas bagaimana jika kita memuji orang lain karena apa yang dia peroleh? Karena saya pernah memuji orang karena kehebatannya tetapi dia malah mengatakan bahwa pujianku hanya mengantarkannya menuju neraka. Lalu bagaimana?
A: Memang, akan mengantarkan ke neraka (Mungkin maksudnya, jika dia di beri pujian, dia akan merasa ‘Wah’ dan jadi sombong, Naudzubillah) memberi pujian boleh, asalkan dikaitkan dengan Allah misalnya mau muji ‘Wah kamu kaya banget sih’ dianti menjadi ‘Alhamdulillah Allah membukakan pintu rezekinya untukmu’ atau ‘Wah hebat banget kamu’ menjadi ‘Alhamdulillah Allah bantu kamu jadi hebat’
(Jadi dengan muji orang kita tetep muji Allah juga kan? Ada tahmidnya juga.. hehe)
2. Q: Alhamdulillah saya hidup dalam keluarga yang berkecukupan, akan tetapi ayah dan ibu saya kurang harmonis. Apa yang harus saya lakukan sebagai anak agar mereka kembali harmonis?
A: Kelebihan dan kekurangan orang tua adalah lading amal bagi kita. Toh, kita juga tidak memilih dari mana kita ingin dilahirkan? Maka solusi yang pertama adalah ridha. Yang kedua adalah terus menerus perbaiki akhlak seperti rajin mengaji, sholat, tahajud. (Mungkin dengan begitu ketika mereka melihat hatinya akan luluh dan berusaha untuk harmonis kembali. Bukankah orang tua bahagia melihat anaknya berlaku baik?) jangan terlalu banyak melontarkan nasehat karena tidak mempan. Sesungguhnya Allah Maha Membolak Balikkan hati.
3. Q: Mengharap penilaian dari orang lain apabila melakukan hal A B terhadap si A si B
A: Nggak papa, empati itu bagus. Menjaga perasaan orang tiap akan melakukan sesuatu. Selalu saja evaluasi diri.
4. Q: Cara mendekat dengan Allah, saya takut sekali dengan Allah hingga saya mengalami depresi
A: selalu berdzikir, istighfar. Sesungguhnya kita tidak boleh sedih karena takut dengan Allah. Kita harus bahagia karena itulah karunia yang di beri Allah. Itu langka.
(Pertanyaan sekaligus cerita ibu ini sangat mengharukan. Beliau meminta kepada Allah agar dirinya di dekatkan denganNya seperti dekatnya Ust. AA Gym kepadaNya. Saat itu juga Ustad berkata bahwa ‘Saya masih jauh, Bu’ dalam pertanyaan ini, Ustad mengajak Ibu untuk berdiskusi sebentar. Begitu mengharukan, ibu ini sangat takut kepada Allah hingga mengalami depresi dan sedengar saya beliau sedang dalam rehabilitasi. Subhanallah, Ibu ini sedang mendapat karunia langka Allah dan cobaan dalam menghadapi depresinya. Semoga ibu ini selalu dilindungi Allah dengan Rahmatnya dan bisa dekat dengan Alla. Allahumma Aamin..)
5. Q: Lagi rapat, udah adzan, udah nyuruh buat sholat tapi masih aja ada yang bilang ‘Ntaran deh 5 menit lagi’ dan hal lainnya. Solusinya?
A: Sholat tepat waktu adalah salah satu amal yang paling disukai oleh Allah. Dan sholat juga yang akan ditanya di kubur nanti. Maka solusinya adalah diajak lagi kaya misalnya ketika diajak dia jawab ‘5 menit lagi. Kenapa sih kok kamu sholatnya tepat bgt’ jawab dengan: ‘iyalah aku nggak tau umurku sampe kapan. Siapa tau 5 menit lagi aku meninggal’ jika sudah diajak tetep aja ngga mau, yasudah. Biarkan. Lagian Allah nggak butuh apa-apa dari kamu yang gamau sholat, tapi kamu rugi banget ga melakukan untuk Allah.
6. Q: Mendoakan mertua non islam, padahal sebagai umat islam kan nggak boleh mendoakan orang kafir. Lalu, tetep bolehkah?
A: Boleh, tetapi.. selama mereka masih diberi nyawa, doanya adalah menngharap hidayahNya agar sampai ke mereka sehingga mereka bisa bertaubat. Tetapi kalau sudah meninggal, wallahualam… itu urusan Allah.
Sebenernya masih banyaaaaak banget yang mau nanya. Tapi waktunya udah habis. Tausiyah yang diberikan Ust. Syatori dan Ust. AA Gym ini menyenangkan, seru, menyentuh, Alhamdulillah. Hadirin yang dating menghadari tausiyah beliau dan Ust. Syatori Abdurrouf pun memadati Masjid Kampus UGM. Jadi.. kalau Masjid kampus UGM penuh kira-kira pesertanya berapa yaah hehehe…
Okay.. segitu yang bisa ditulis, mamng nggak sama persis samayan diomongin tapi.. inshaAllah intinya gitu kok hehe.. semangat semuaaaa saling menyemangati yah.. semoga kita semua selalu dalam naungan rahmatnya Aamiin..
Kajian Tauhiid Akbar,
Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada,
Sabtu, 25 Oktober 2014,
Awal hari di tahun 1436 H.
Ust. Syatori Abrurrouf dan Ust. Abdullah Gymnastiar
